
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Ada banyak
kuliner aneh
di dunia. Tapi, boleh jadi tak ada yang seaneh kuliner sperma
ikan
.
Ya, kuliner sperma ikan bisa kamu temukan di Jepang. Kuliner ini dikenal dengan nama
shirako
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menukil laman
Dangerous Mind
,
shirako
terbuat dari kantung sperma atau testis ikan. Biasanya, testis berasal dari ikan kod, salmon, cuma, bahkan buntal. Testis ikan kod dan buntal jadi yang paling populer.
Makanan satu ini dikenal karena rasanya. Banyak orang berpendapat
shirako
memiliki rasa yang manis, berminyak, dan langsung lumer saat dinikmati.
Sepintas, makanan ini terasa kelewat aneh dan mengerikan. Namun, beberapa budaya juga sebenarnya telah mengenal kuliner yang terbuat dari sperma ikan.
Orang Rusia misalnya, mengenal kuliner bernama
moloka
, yang terbuat dari sperma ikan herring. Sementara orang Sisilia terbiasa menjadikan sperma ikan tuna atau
lattume
sebagai
topping
pasta.
Di Jepang sendiri,
shirako
dapat dinikmati dengan berbagai cara. Mengutip
USA Today
,
shirako
dapat digoreng dengan adonan tempura. Sajian ini direkomendasikan untuk pemula yang baru pertama kali menikmati
shirako
.
Selain itu,
shirako
juga bisa digulung menjadi sushi. Tak main-main, beberapa orang menikmati
shirako
yang disajikan dalam kondisi mentah atau dikenal dengan
shirako ponzu
.
Shirako ponzu
diperuntukkan bagi orang-orang yang ingin mendapatkan pengalaman menikmati sperma secara langsung. Biasanya,
shirako
disajikan dengan lobak, daun bawang, dan saus ponzu.
Meski terkesan menjijikkan,
shirako
nyatanya kaya akan nutrisi.
Shirako
dipercaya dapat meningkatkan kesehatan reproduksi pria.
Mengutip
Science Direct
, sperma ikan dikenal kaya akan protein dan menawarkan asam amino lengkap. Nutrisi ini penting untuk kesehatan otot dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Sperma ikan juga dikenal tinggi asam lemak omega-3. Nutrisi satu ini punya peran penting dalam meningkatkan kualitas sperma pria.
Selain itu, sperma ikan juga kaya vitamin dan mineral seperti vitamin D, E, B1, B2, fosfor, dan kalium.
Kendati demikian,
shirako
hanya tersedia saat musim dingin. Pada musim ini, ikan mencapai ukuran maksimal. Fase ini dianggap sebagai tahap emas dalam proses reproduksi ikan.
(asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Koalisi: Pengunduran Diri Kabais Manuver Selamatkan Dalang Air Keras
Baca lagi: Iran Klaim Hantam Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Pakai Rudal
Baca lagi: Kisah Arus Balik: Saat Motor Terhimpit Kemplang hingga Sekarung Beras



