Rise Tower di Riyadh Arab Saudi, Proyek Gedung Setinggi 2.000 Meter

Jakarta, Golden Samoyed Indonesia

Takhta Burj Khalifa di Dubai sebagai menara tertinggi di dunia tampaknya tidak akan bertahan lama lagi.

Landmark

ikonik setinggi 828 meter tersebut kini terancam digeser oleh mega-proyek ambisius oleh negara tetangganya,

Arab Saudi

.

Proyek tersebut adalah Rise Tower di Riyadh,

landmark

yang direncanakan menembus ketinggian fantastis 2 kilometer atau 2.000 meter.

Melalui pendanaan penuh dari raksasa finansial

Saudi Public Investment Fund

(PIF), firma arsitektur global HKS telah meluncurkan proposal desain untuk Rise Tower.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir

Time Out

, tinggi Rise Tower direncanakan akan menjulang 2.000 meter atau lebih tinggi dua kali lipat dari Burj Khalifa.

Menara ini dirancang memiliki 678 lantai yang akan berisi deretan hotel mewah, restoran fine-dining, dek observasi tertinggi di bumi, serta ruang perkantoran eksklusif.

Rise Tower di Riyadh akan menjadi episentrum dari proyek kota masa depan seluas 306 kilometer persegi yang dinamakan

North Pole development

.

Walau demikian, proyek pencetak sejarah ini diakui masih membutuhkan waktu lama, karena saat ini masih tertahan di fase perencanaan dan desain matang.

Bukan cuma Rise Tower, Arab Saudi juga menyiapkan proyek raksasa lainnya bernama Jeddah Tower, yang pembangunannya kini kembali dikebut dan telah melewati angka ketinggian kritis.

Setelah sempat mangkrak dan mengalami fase pasang-surut selama lebih dari satu dekade, proyek Jeddah Tower dipastikan telah berjalan penuh.

Kepastian ini diumumkan resmi oleh maskapai investasi milik Miliarder Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Talal, Kingdom Holding Company.

[Gambas:Twitter]

Jeddah Tower diproyeksikan memiliki tinggi minimal 1.000 meter (1 km), dengan struktur utama penopang dikabarkan bisa melebihi 1,5 kilometer. Menara ini akan menjadi pusat dari Jeddah Economic Company City seluas 5,3 juta meter persegi.

Struktur bangunan telah melampaui lantai 91 dengan ketinggian vertikal saat ini mencapai sekitar 370 meter. Konstruksi berjalan sangat agresif dengan siklus rata-rata 5 hari per lantai, disokong oleh kekuatan 5.200 pekerja terampil di lapangan. Pemasangan fasad kaca luar juga dilaporkan telah dimulai.

Menara ini dirancang oleh Adrian Smith, arsitek asal Amerika Serikat yang juga merupakan otak di balik rancangan Burj Khalifa. Proyek ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada tahun 2028.

(wiw)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Golden Samoyed]

Baca lagi: Kejagung Ungkap Peran Eks Ombudsman Yeka di Kasus Migor

Baca lagi: BTS Konser di SUGBK Jakarta 26 dan 27 Desember 2026

Baca lagi: Koalisi Sipil Kritik Pengerahan Anggota TNI Atasi Begal di Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: