Perawatan Rambut Sebelum Keramas, Perlu atau Enggak?

Daftar Isi

1. Mengurangi rambut kusut

2. Melindungi rambut dari efek penumpukan kotoran

3. Menjaga kesehatan kulit kepala

Siapa yang sebaiknya mencoba?

Jakarta, Golden Samoyed Indonesia

Perawatan

rambut

sebelum

keramas

belakangan makin banyak dibicarakan, tapi tidak semua orang benar-benar membutuhkannya. Banyak produk menawarkan rambut lebih lembut, tidak kusut, dan terlindungi dari kerusakan.

Perawatan sebelum keramas adalah penggunaan minyak, krim, atau serum pada rambut sebelum memakai sampo. Produk ini dioleskan saat rambut masih kering, didiamkan beberapa menit, lalu dibilas saat keramas seperti biasa. Langkah ini dikenal dengan istilah

pre-shampoo

atau

pre-wash

.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir dari

Women’s Health

, ahli kimia kosmetik, Valerie George menjelaskan bahwa produk ini bekerja dengan cara melapisi batang rambut sebelum terkena sampo. Lapisan tersebut bisa membantu mengurangi gesekan saat rambut dicuci.

Menurut ahli kimia kosmetik dan pendiri Curly Chemistry, Tonya Lane, kebiasaan ini sudah lama dilakukan, terutama oleh pemilik rambut keriting dan sangat keriting.

Jenis rambut tersebut cenderung lebih mudah kusut dan kering, sehingga perlindungan tambahan sebelum keramas bisa membantu mengurangi risiko patah.

Manfaatnya bisa berbeda tergantung jenis produk dan kondisi rambut.

1. Mengurangi rambut kusut

Salah satu manfaat terbesar adalah membantu proses mengurai rambut. Banyak produk pre-wash mengandung minyak dan bahan pelembut yang melapisi batang rambut sehingga lebih licin.

Ahli rambut sekaligus pemilik salon di New York, Candace Witherspoon, mengatakan, perawatan ini sangat membantu bagi rambut yang mudah kusut, terutama rambut keriting, kering, atau yang sering terkena pewarna dan alat panas.

Beberapa bahan seperti

polyquaternium

-10 dan guar

hydroxypropyltrimonium

chloride

bekerja melapisi rambut sehingga lebih mudah disisir.

2. Melindungi rambut dari efek penumpukan kotoran

Sampo, terutama yang mengandung sulfat, bekerja mengangkat minyak dan kotoran. Namun, proses ini juga bisa membuat rambut kehilangan minyak alaminya.

Saat rambut terkena air, serat rambut akan mengembang, lalu menyusut kembali saat kering. Proses berulang ini bisa menyebabkan kerusakan yang disebut kelelahan higroskopis, yaitu rambut menjadi rapuh karena terlalu sering mengembang dan menyusut.

Beberapa produk

pre-wash

membentuk lapisan tipis di batang rambut yang membantu mengurangi penyerapan air berlebihan dan mengurangi gesekan saat keramas.

3. Menjaga kesehatan kulit kepala

Tidak semua

pre-wash

fokus pada batang rambut. Ada juga yang diformulasikan khusus untuk kulit kepala, misalnya untuk membantu mengangkat penumpukan minyak, keringat, sel kulit mati, dan sisa produk

styling

.

Namun, penting untuk berhati-hati. Minyak berat yang digunakan langsung di kulit kepala bisa mengganggu keseimbangan mikroorganisme alami kulit kepala dan berisiko menyumbat folikel jika tidak dibilas bersih.

Siapa yang sebaiknya mencoba?

Perawatan sebelum keramas umumnya lebih cocok untuk rambut yang tebal, kasar, kering, keriting, atau sangat mudah kusut. Rambut jenis ini memang lebih rentan patah saat dicuci dan disisir.

Sebaliknya, rambut yang tipis dan mudah berminyak mungkin tidak membutuhkan langkah tambahan ini. Jika rambut sudah terasa bersih, sehat, dan mudah diatur dengan rutinitas biasa, tidak ada keharusan menambah produk lain.

Jika sering mengalami rambut kusut parah atau terasa sangat kering setelah keramas, perawatan pre-wash bisa dicoba. Namun, jika tidak ada masalah, rutinitas sederhana dengan sampo dan kondisioner sudah cukup.

(nga/asr)

Baca lagi: Honda Jual Mobil Listrik China di Jepang Pakai Nama Insight

Baca lagi: Bagaimana Kondisi Cuaca Puncak Mudik Lebaran 2026? Ini Prediksi BMKG

Baca lagi: Aturan Turunan PP Tunas Disahkan, Akun Medsos Anak Bakal Ditutup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: