
Daftar Isi
Bolehkah olahraga saat perut kosong?
Risiko olahraga saat perut kosong
Makanan yang baik untuk dikonsumsi
Sesuaikan dengan kondisi tubuh
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Olahraga
sering dilakukan di pagi hari, sesaat setelah bangun
tidur
. Artinya, perut masih berada dalam kondisi kosong. Pertanyaannya, bolehkah olahraga saat perut kosong?
Sebagian orang percaya bahwa berolahraga dalam kondisi ini dapat membantu membakar lebih banyak lemak dan mempercepat penurunan berat badan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, ada juga anggapan bahwa tubuh justru membutuhkan asupan energi sebelum berolahraga agar performa tetap optimal. Lalu, mana yang benar?
Jawabannya bergantung pada jenis olahraga, kondisi tubuh, dan tujuan yang ingin dicapai. Berikut penjelasannya menurut
Healthline
.
Bolehkah olahraga saat perut kosong?
Olahraga saat perut kosong atau
fasted
workout
umumnya masih aman dilakukan oleh orang yang sehat. Pada kondisi ini, tubuh menggunakan cadangan lemak dan karbohidrat sebagai sumber energi karena belum ada asupan makanan yang masuk.
Jadi, jika ada yang bertanya soal bolehkah olahraga saat perut kosong? Jawabannya tentu saja boleh.
Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa olahraga dalam kondisi puasa atau perut kosong dapat meningkatkan pembakaran lemak dan membantu pengelolaan berat badan.
Namun, hasil penelitian lainnya menemukan bahwa penurunan berat badan dan persentase lemak tubuh tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan orang yang makan sebelum berolahraga. Artinya, manfaat berolahraga dalam kondisi ini belum terbukti sama untuk semua orang.
Risiko olahraga saat perut kosong
Selain berpotensi meningkatkan penggunaan lemak sebagai energi, olahraga saat perut kosong juga dapat memberikan rasa lebih nyaman bagi sebagian orang karena tidak merasa terlalu kenyang saat bergerak. Namun, kondisi ini juga memiliki beberapa risiko.
Saat tubuh kekurangan energi, performa olahraga bisa menurun sehingga Anda lebih cepat lelah. Kadar gula darah yang rendah juga dapat menyebabkan pusing, gemetar, mual, atau sulit berkonsentrasi selama latihan.
Dalam beberapa kasus, tubuh bahkan dapat menggunakan protein otot sebagai sumber energi. Padahal, protein dibutuhkan untuk memperbaiki dan membangun jaringan otot setelah berolahraga.
Makanan yang baik untuk dikonsumsi
Jika kamu berencana melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, seperti lari, berenang, tenis, atau latihan beban, sebaiknya konsumsi makanan sekitar 2-3 jam sebelum berolahraga.
Pilih makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehat agar tubuh memiliki energi yang cukup. Bila waktu terbatas, camilan sederhana seperti buah, roti dengan selai kacang, atau
energy
bar
dapat menjadi pilihan sebelum memulai latihan.
Lalu setelah berolahraga, tubuh membutuhkan nutrisi untuk memulihkan energi dan memperbaiki jaringan otot. Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan serat dalam waktu sekitar 30 menit hingga 2 jam setelah selesai berolahraga.
Beberapa pilihan yang dapat dikonsumsi antara lain
smoothie
buah, yogurt dengan buah beri, susu rendah lemak, roti gandum, atau kacang-kacangan.
Selain itu, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
Sesuaikan dengan kondisi tubuh
Pada akhirnya, pertanyaannya bukan lagi soal bolehkah olahraga saat perut kosong, melainkan bagaimana kondisi masing-masing individu.
Untuk aktivitas ringan seperti jalan santai atau yoga, olahraga tanpa makan sebelumnya umumnya masih dapat dilakukan.
Namun, untuk latihan yang membutuhkan tenaga, daya tahan, atau berlangsung lebih dari satu jam, makan terlebih dahulu biasanya menjadi pilihan yang lebih baik. Dengan begitu, kamu terhindar dari risiko rasa lemas, pusing, atau tidak nyaman.
(han/asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: FOTO: Parade Cosplay di Event Bilibili World 2026
Baca lagi: Red Bull Racing Luncurkan Livery Baru untuk F1 2026
Baca lagi: Israel Mencak-mencak Kampanye Jaga Dukungan AS Rp26 M per Bulan Gagal




6 Responses
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://kldp.org/comment/352279 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Setiap bab dalam artikel ini disusun dengan pendekatan deduktif yang sangat runut, memudahkan logika pembaca untuk menangkap esensi pesan tanpa distorsi. https://caramellaapp.com/htihit/VPAIZogRv/power-cbd-gummies-for-ed-reviews-beware-scam-alert-is-it
Struktur penulisan yang sangat geometris memastikan bahwa setiap data penunjang memiliki korelasi langsung dengan kesimpulan akhir yang ditarik penulis. https://absurdy.panoptykon.org/comment/25532
Keberhasilan Anda mengintegrasikan berbagai variabel sosial ke dalam satu formulasinya yang ringkas adalah sebuah pembuktian kompetensi yang luar biasa. https://coursework.uma.ac.id/index.php/psikologi/article/view/541
Sebuah oase literasi yang memberikan kesegaran berpikir baru, menjernihkan persepsi yang keruh, dan mengembalikan gairah belajar kita yang sempat pudar. https://www.buzzbii.com/post/694498_https-goodvibescbdgummies-blogspot-com-2023-09-from-stress-to-serenity-good-vibe.html
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://bmoreart.com/2015/03/bmoreart-celebrates-three-thousandth-post.html ini juga sangat direkomendasikan.