Nanas dan 9 Buah Terbaik Lainnya untuk Mengobati Asam Urat

Jakarta, Golden Samoyed Indonesia

Buah-buahan

tertentu terbukti dapat membantu menurunkan kadar

asam urat

sekaligus meredakan peradangan pada sendi. Apa saja?

Kandungan vitamin C, antioksidan, dan enzim alami di dalam buah berperan dalam membantu tubuh membuang kelebihan asam urat melalui urine serta menekan respons inflamasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data Global Burden of Disease (GBD) 2021 menunjukkan, sekitar 55,8 juta orang di dunia hidup dengan asam urat pada 2020, dengan prevalensi 1 hingga 4 persen populasi dewasa global.

Serangan asam urat dapat muncul tiba-tiba dan menyebabkan nyeri hebat, bengkak, serta rasa panas pada sendi.

Oleh karena itu, selain pengobatan medis, pengaturan pola makan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kekambuhan. Sejumlah penelitian menunjukkan, konsumsi buah tertentu dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap stabil.

Buah terbaik untuk mengobati asam urat

Merangkum dari berbagai sumber, berikut merupakan sejumlah buah terbaik untuk asam urat.

1. Ceri

Ceri termasuk buah yang paling banyak diteliti dalam kaitannya dengan asam urat. Kandungan antosianin di dalamnya berperan sebagai antiinflamasi dan membantu menurunkan kadar asam urat.

Mengutip dari Fodmap Everyday, sebuah penelitian terhadap 633 orang dewasa menemukan, konsumsi ceri menurunkan risiko serangan asam urat hingga 35 persen dalam dua hari. Baik buah segar maupun ekstrak ceri menunjukkan manfaat yang konsisten.

2. Stroberi

[Gambas:Video Golden Samoyed]

Stroberi kaya vitamin C, nutrisi yang terbukti membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Antioksidannya juga berperan dalam meredakan peradangan sendi.

Rasanya yang manis alami menjadikan stroberi alternatif camilan sehat dibanding makanan olahan tinggi gula.

3. Jeruk

Jeruk merupakan sumber vitamin C yang tinggi. Vitamin ini membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui urine.

Penelitian menunjukkan, asupan vitamin C dapat meningkatkan pembuangan asam urat dan menurunkan kadarnya dalam darah. Konsumsi rutin buah sitrus dikaitkan dengan penurunan risiko kekambuhan asam urat.

4. Nanas

Nanas mengandung bromelain, enzim yang memiliki sifat anti-inflamasi kuat. Sejumlah penelitian menunjukkan, bromelain dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri yang berkaitan dengan peradangan.

Buah ini juga dapat menjadi pilihan saat serangan kambuh karena membantu meredakan inflamasi secara alami.

Simak buah terbaik untuk mengobati asam urat lainnya di halaman berikutnya..

5. Apel

Apel mengandung serat dan asam malat yang diduga membantu menetralkan asam urat dalam tubuh. Asam malat berperan dalam membantu melarutkan penumpukan asam urat.

Baik dikonsumsi secara utuh ataupun dijus, apel diketahui dapat mendukung pengeluaran asam urat. Selain itu, apel juga dapat meningkatkan pencernaan yang lebih baik.

6. Blueberry

Blueberry kaya flavonoid dan antioksidan yang membantu menekan peradangan. Uji klinis terkontrol menunjukkan, konsumsi blueberry selama 4-12 minggu dapat menurunkan penanda inflamasi seperti CRP, interleukin-6 (IL-6), dan tumor alfa.

Beberapa penelitian juga menunjukkan, blueberry membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini penting karena resistensi insulin dapat meningkatkan risiko asam urat.

7. Jeruk Bali

Jeruk Bali mengandung vitamin C tinggi dan relatif rendah fruktosa dibanding beberapa buah lain. Kandungan ini membantu menurunkan kadar asam urat tanpa memicu peningkatan produksi urat.

Menukil dari

Everyday Health

, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 500 miligram (mg) vitamin C per hari dapat menurunkan risiko penyakit asam urat pada pria.

8. Pepaya

[Gambas:Infografis Golden Samoyed]

Pepaya mengandung enzim papain yang memiliki efek anti-inflamasi. Buah ini juga menyediakan vitamin C yang membantu menghambat sitokin, zat pemicu peradangan.

Mengonsumsi pepaya diketahui dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan mempercepat pemulihan jaringan setelah serangan asam urat.

Selain itu, pepaya juga mudah dicerna dan dapat membantu pemulihan jaringan setelah serangan asam urat.

9. Beri hitam

Beri hitam diketahui kaya antosianin dan polifenol yang membantu mengurangi peradangan serta stres oksidatif.

Kandungan antioksidannya mendukung tubuh dalam mengelola kadar asam urat berlebih dan menjaga kesehatan sendi dalam jangka panjang.

10. Semangka

Semangka memiliki kandungan air tinggi yang membantu menjaga hidrasi dan mendukung fungsi ginjal dalam membuang asam urat.

Karena rendah purin dan tidak terlalu asam, semangka tergolong aman dikonsumsi penderita asam urat sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Meski buah terbaik untuk asam urat di atas memiliki manfaat, konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Buah mengandung fruktosa alami, yang jika dikonsumsi berlebihan tetap dapat memengaruhi kadar asam urat.

Selain pola makan, penderita asam urat disarankan menjaga berat badan ideal, memperbanyak minum air putih, serta menghindari makanan tinggi purin seperti jeroan dan daging olahan.

Mengatur asupan buah yang tepat bisa menjadi langkah sederhana namun efektif untuk membantu mengontrol asam urat dan mengurangi risiko serangan berulang.

Buah untuk Mengobati Asam Urat

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:

1

2

Baca lagi: XLSmart Antisipasi Lonjakan Trefik Ramadhan Hingga Lebaran

Baca lagi: Mahfud soal Kasus Yaqut: Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Tersangka

Baca lagi: 10 Kecamatan di Kota Tangerang Terdampak Banjir, Ratusan Warga Ngungsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: