
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Menteri Kesehatan
Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan masih besarnya jumlah pasien penyakit
katastropik
di Indonesia. Berdasarkan data BPJS Kesehatan, tercatat lebih dari 120 ribu orang masuk dalam kategori penyakit katastropik, kondisi medis berat yang membutuhkan perawatan jangka panjang dan berbiaya tinggi.
“Data BPJS Kesehatan menunjukkan ada 120.742 orang yang berada di kategori penyakit katastropik,” ujar Budi dalam rapat konsultasi pimpinan Komisi DPR RI dengan pemerintah, Senin (9/2).
Dari jumlah tersebut, ratusan pasien diketahui merupakan penyandang talasemia. Budi menyebut setidaknya ada 673 pasien talasemia yang tercatat dalam kelompok penyakit katastropik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), penyakit katastropik merujuk pada kelompok penyakit kronis dengan tingkat keparahan tinggi, membutuhkan pengobatan jangka panjang, serta menyerap biaya layanan kesehatan yang besar.
Beberapa penyakit yang termasuk kategori ini antara lain gagal ginjal kronis, penyakit jantung, kanker, stroke, hemofilia, dan talasemia. Pasien dengan penyakit katastropik umumnya memerlukan perawatan rutin, pengobatan berkesinambungan, serta pemantauan medis ketat sepanjang hidupnya.
Talasemia, penyakit kronis sejak anak
Talasemia merupakan kelainan darah bawaan yang membuat tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin secara normal. Kondisi ini menyebabkan penderitanya harus menjalani transfusi darah secara rutin, biasanya setiap beberapa minggu sekali.
Sebagian besar pasien talasemia adalah anak-anak. Tanpa perawatan yang teratur, talasemia dapat memicu komplikasi serius, mulai dari gangguan organ hingga risiko kematian.
Budi menekankan bahwa penyakit katastropik, termasuk talasemia, sangat bergantung pada kesinambungan layanan kesehatan. Keterlambatan atau terputusnya perawatan berisiko besar bagi keselamatan pasien.
“Mereka harus rutin infus, bahkan ada yang perlu tindakan lanjutan,” kata Budi.
(tis/tis)
[Gambas:Video Golden Samoyed]
Baca lagi: Purbaya Buka Suara soal Kisruh BPJS Nonaktifkan 11 Juta Peserta PBI
Baca lagi: Iwa K Buka Suara soal Tuduhan Jadi Ayah Kandung Ressa Anak Denada
Baca lagi: FFI Target Pemain Indonesia Abroad ke Spanyol 2 Tahun Lagi




One Response
Kenapa Saham Apple Menarik?https://jo777mega.com