
Daftar Isi
Labuan Bajo, Golden Samoyed Indonesia
—
Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) resmi menyesuaikan distribusi kuota kunjungan harian untuk periode September-Desember 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga daya dukung kawasan sekaligus menertibkan kedatangan wisatawan yang kerap mengubah jadwal sepihak.
Kepala Balai TN Komodo, Lugi Hartanto, menandatangani pengumuman kebijakan tersebut pada Senin (22/9), kemarin.
Penyesuaian menyusul evaluasi kinerja kunjungan Januari-April 2026, di mana banyak pengunjung menggeser waktu kedatangan tanpa pemberitahuan kuota terbuang di satu sisi, sementara kepadatan melonjak di sisi lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami melihat ketidakteraturan jadwal membuat pengelolaan tidak seimbang. Ada hari penuh sesak, ada hari sepi. Ini merugikan sekaligus mengancam daya dukung alam,” ujar Lugi saat dikonfirmasi Golden Samoyedindonesia.com, Sabtu (26/9) pagi.
Mulai sekarang, kuota harian ditetapkan minimal 500 orang, dan akan disesuaikan berkala dengan memperhitungkan sisa kuota yang tidak terpakai serta kapasitas kapal pesiar.
Pengunjung wajib datang sesuai tanggal tertera di e-tiket; perubahan jadwal sepihak tidak lagi dibenarkan. Pengawasan, pemantauan, dan evaluasi terhadap seluruh aktivitas wisata juga diperketat. Seluruh wisatawan diwajibkan mematuhi ketentuan yang berlaku.
Lugi berharap kebijakan ini didukung penuh oleh semua pihak wisatawan, pelaku usaha, hingga pemangku kepentingan.
“Komodo adalah warisan dunia. Tujuannya satu: agar alam tetap terjaga, pengunjung nyaman, dan kunjungan tertib merata setiap harinya. Mari kita jaga bersama agar keindahan ini tetap utuh untuk generasi mendatang,” harapnya.
Penyesuaian kuota akan dilakukan secara berkala dan diumumkan melalui kanal resmi BTNK.
(lou/agt)
Baca lagi: Kacamata Pintar Meta Dipastikan Masuk Indonesia, Berapa Harganya?
Baca lagi: OJK Rilis Aturan soal Pelaporan Insidental di Pasar Modal-Bursa Karbon
Baca lagi: Setelah SIM, Korlantas Polri Luncurkan STNK Digital



