
Daftar Isi
Kebiasaan malam yang meningkatkan risiko penyakit jantung
1. Sering terpapar cahaya pada malam hari
2. Tidur terlalu larut atau sering begadang
3. Jadwal tidur yang tidak teratur
4. Kebiasaan makan larut malam
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Kebiasaan sehari-hari bisa berkontribusi terhadap risiko penyakit
jantung
, termasuk yang dilakukan di malam hari. Lantas, apa saja kebiasaan malam yang meningkatkan risiko
penyakit
jantung?
Jantung merupakan salah satu organ penting dalam tubuh. Jantung memastikan seluruh organ tubuh lainnya tetap bekerja maksimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pola hidup sehari-hari jadi salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Pola hidup yang buruk dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.
Contoh yang sering tak disadari ialah kebiasaan pada malam hari. Ternyata, ada beberapa aktivitas yang dilakukan pada waktu tersebut yang dapat memengaruhi kesehatan jantung.
Misalnya, kebiasaan tidur terlalu larut, paparan cahaya lampu pada malam hari, hingga pola tidur yang tidak teratur.
Kebiasaan malam yang meningkatkan risiko penyakit jantung
Berikut beberapa kebiasaan malam yang meningkatkan risiko penyakit jantung, merangkum laman
Harvard Health Publishing
dan
Golden Samoyed
.
1. Sering terpapar cahaya pada malam hari
Paparan cahaya pada malam hari ternyata tidak hanya mengganggu kualitas tidur, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan jantung.
Sebuah penelitian yang dimuat dalam
JAMA Network Open
menemukan bahwa orang yang lebih sering terpapar cahaya pada rentang waktu pukul 00.30 hingga 06.00 memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit arteri koroner, stroke, fibrilasi atrium, serangan jantung, hingga gagal jantung.
Para peneliti menduga bahwa cahaya pada malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Akibatnya, kualitas tidur menurun dan tubuh menjadi lebih rentan mengalami gangguan pada sistem kardiovaskular.
Karena itu, sebaiknya kurangi paparan cahaya dari lampu yang terlalu terang, termasuk penggunaan gawai menjelang waktu tidur agar tubuh dapat beristirahat dengan lebih optimal.
2. Tidur terlalu larut atau sering begadang
Tidur larut atau begadang juga termasuk kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Orang dengan kebiasaan tidur larut atau dikenal sebagai night owl cenderung memiliki kesehatan jantung yang lebih buruk ketimbang mereka yang tak memiliki kecenderungan tidur terlalu malam.
Salah satu penyebabnya karena jam biologis tubuh yang tidak selaras dengan jadwal aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dapat memengaruhi berbagai proses metabolisme yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung.
Tapi, para peneliti menegaskan bahwa tidur larut bukan satu-satunya penyebab penyakit jantung. Risiko tersebut umumnya meningkat karena disertai kebiasaan hidup yang kurang sehat.
3. Jadwal tidur yang tidak teratur
Selain waktu tidur yang terlalu malam, jadwal tidur yang berubah-ubah setiap hari pun kurang baik bagi kesehatan jantung.
Orang yang tidur dan bangun pada jam yang tidak menentu lebih berisiko mengalami gangguan ritme sirkadian. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi tekanan darah, metabolisme tubuh, hingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
4. Kebiasaan makan larut malam
Kebiasaan makan larut malam atau mengonsumsi makanan yang kurang sehat juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Selain memengaruhi berat badan, pola makan seperti ini juga dapat meningkatkan kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.
Itulah beberapa kebiasaan malam yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Bila kebiasaan-kebiasaan di atas bisa diminimalisir, Anda tentu dapat terhindar dari risiko penyakit jantung. Semoga bermanfaat!
(san/asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Zaman Berubah, Ini Cara Kris Dayanti Dukung Karier Bernyanyi Amora
Baca lagi: Mayapada Perluas Layanan, Resmikan RS Baru di Jakarta Timur
Baca lagi: Hari ke-10 Kebakaran TPA Jatiwaringin, Titik Api Tersisa 5 Persen



9 Responses
Saya baru saja menemukan blog ini melalui pencarian dan ternyata artikelnya sangat membantu. Selain itu, saya juga membuka https://en.wikivoyage.org/wiki/Mountain_View_(California).
Artikel ini sangat membantu saya melihat sisi lain yang selama ini terabaikan.https://thedefiant.io/newsletter/archive/-russias-invasion-triggers-6-premium-on-btc-ukrainian-hryvnia-trade
Penulis memberikan sudut pandang pragmatis yang sangat menguntungkan dari segi efisiensi waktu eksekusi di tingkat akar rumput. https://crookedtimber.org/page/762/?p=qmfvwftdd
Kontennya padat tetapi tetap nyaman dibaca. Saya juga menemukan referensi lain melalui https://www.otago.ac.nz/neuroendocrinology/research/greg-anderson.
Sebuah eksperimen pemikiran (thought experiment) yang dieksekusi dengan standar penulisan esai ilmiah yang sangat ketat. https://crookedtimber.org/page/762/?source=user_profile—————————
Tulisan ini meninggalkan impresi intelektual yang kuat, menstimulasi nalar pembaca untuk menginisiasi riset-riset turunan. https://crookedtimber.org/page/761/?ref=ARKADASBUL.NET
Sebuah sumbangsih pemikiran yang sangat prestisius, layak mendapatkan rekognisi luas dan dijadikan rujukan utama dalam diskusi formal. https://crookedtimber.org/page/762/?p=jnbvrppyfrbysx
Artikel ini berhasil mempertahankan stabilitas kualitas argumen secara konsisten dari paragraf pembuka hingga kalimat penutup. https://www.primescholars.com/articles/crohns-disease-and-acute-pancreatitis-a-review-of-literature-98746.html
Awalnya hanya iseng membuka artikel ini, ternyata banyak informasi yang bisa dipelajari. Setelah selesai, saya juga mampir ke [https://www.bloggang.com/mainblog.php?id=keeratima](https://www.bloggang.com/mainblog.php?id=keeratima).