
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Tak sedikit orang yang percaya bahwa sering meregangkan leher ke kiri dan kanan hingga berbunyi ‘krek’ bisa memicu
stroke
. Benarkah demikian?
Hal ini pun jadi percakapan di media sosial. Seorang pengguna Instagram mengabarkan bahwa mengenai seorang perempuan yang terkena stroke lantaran sering meregangkan leher dengan cara yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan ‘kretek’ leher ini memang sering dilakukan banyak orang saat tubuh, utamanya kepala dan leher, terasa pegal. Bunyi ‘kretek’ yang dihasilkan memang bisa menimbulkan sensasi rileks, meski hanya sesaat.
Benarkah ‘kretek’ leher bisa picu stroke?
Faktanya, beberapa kasus stroke memang ditemukan bermula dari kebiasaan meregangkan leher hingga berbunyi ‘kretek’.
Seorang perempuan asal Amerika Serikat, KayLynne Felthager mengalami stroke usai meregangkan lehernya. Ia memang terbiasa membunyikan persendian leher saat sakit kepala akan menyerang.
Mengutip
People
, suatu hari ia mencoba membunyikan persendian lehernya. Awalnya ia merasa lega, namun perlahan ia merasakan nyeri tajam dan hebat yang menjalar ke leher dengan cara yang tidak biasa.
Rasa sakit itu tak kunjung hilang selama beberapa hari setelahnya hingga ia juga kesulitan menggerakkan kepalanya. Sampai pada suatu titik, ia menyadari bahwa dirinya tidak bisa mengucapkan kata-kata dengan jelas.
Dari sana, pemeriksaan dilakukan. Dokter mendiagnosisnya terkena serangan stroke.
Kebiasaan membunyikan persendian leher sering kali dianggap sepele dan tidak berbahaya. Meski jarang terjadi, dokter saraf Priyam Bordoloi menegaskan, kebiasaan itu memang bisa memicu stroke yang berisiko mengancam jiwa.
“Leher berisi arteri karotis dan arteri vertebralis yang membawa darah ke otak. Putaran tiba-tiba dan kuat terkadang dapat merobes lapisan dalam arteri ini,” jelas Bordoloi, mengutip
The Economic Times
.
Cedera tersebut dapat menyebabkan robekan pada dinding arteri, darah menggumpal di dalam dinding pembuluh, pembekuan darah, gumpalan darah yang menuju otak, hingga penyumbatan aliran darah.
[Gambas:Video Golden Samoyed]
Diseksi arteri serviks, menurut Bordoloi, jadi salah satu penyebab utama stroke pada orang-orang sehat di bawah usia 45 tahun. Diseksi arteri serviks sendiri disebabkan oleh trauma atau tekanan berat pada leher, seperti kebiasaan membunyikan persendian leher.
Bordoloi mengingatkan agar tidak memaksakan untuk membunyikan persendian leher. Pasalnya, tulang belakang dan pembuluh darah di leher harus ditangani dengan hati-hati.
Tanda-tanda peringatan stroke
Bordoloi meminta masyarakat untuk mengingat tanda-tanda peringatan stroke. Berikut di antaranya:
– salah satu sisi wajah tampak terkulai atau senyum tidak simetris;
– kelemahan atau mati rasa mendadak pada salah satu lengan;
– bicara cadel atau sulit berbicara.
Segera cari perawatan media jika mengalami beberapa gejala di atas. Jangan menunggu gejala membaik.
(asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: 73 Persen Penderita Diabetes Tak Terdiagnosis, Waspadai Risikonya
Baca lagi: Mercedes-AMG Rilis Livery Baru untuk F1 2026
Baca lagi: Suzuki Thunder Dilarang Isi BBM di SPBU, Pertamina Buka Suara




7 Responses
Penulisan yang sangat relevan untuk generasi internet. Banyak poin ilmu di sini yang membuat kita sadar dan mau memperbaiki kebiasaan konsumsi media harian kita. https://secure2.websrvcs.com/System/Media/Play.asp?id=30216&key=8B3E1131-C64E-4DD0-AFED-B8F4B9A848B5
Ulasan yang sangat berbobot mengenai arsitektur lingkungan kerja yang tenang. Langkah-langkah mikronya sangat efektif untuk meminimalkan gangguan mental harian. https://eridan.websrvcs.com/system/media/play.asp?id=30216&key=0F06E387-0263-4960-8CBC-21527DF7A7F9
Sebuah artikel yang sangat fungsional dan terstruktur. Memberikan dorongan mental sekaligus ilmu terapan yang siap dipakai untuk mengubah arah perjalanan hidup harian. http://57062.eridan.websrvcs.com/System/Media/play.asp?id=57062&key=37BA0A4E-7260-473B-B11B-6CE077309CB3
Sebuah ulasan yang membukakan mata tentang pentingnya arsitektur pikiran dan lingkungan. Ilmunya mengajari kita cara menciptakan sudut ruangan yang mendukung produktivitas harian. https://teknokrat.ac.id/category/kerjasama/page/6/
Insight yang luar biasa dari penulis, menjawab rasa penasaran saya belakangan ini. Keren abis! Info pelengkap dari sumber berbeda yang searah silakan kunjungi halaman http://whale.to/c/crowley_h.html
Mantap ulasannya! Informatif sekali dan langsung to the point tanpa bertele-tele. Sekadar berbagi referensi pelengkap, buat yang mau mendalami materi serupa bisa mampir ke https://www.prnewswire.com/news-releases/rural-radio-to-launch-on-siriusxm-213201201.html
Wah, artikelnya bermanfaat banget min, pas banget kebetulan lagi nyari info seputar topik ini buat tugas. Kalau temen-temen mau liat sudut pandang lain, bisa coba cek https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320024645_htm ya.