
Daftar Isi
Waktu minum susu untuk kesehatan umum
Waktu minum susu untuk menurunkan berat badan
Kelompok orang yang harus membatasi minum susu
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Metode Ayurveda menyarankan agar
susu
diminum di malam hari. Pasalnya, Ayurveda percaya, susu dapat menyebabkan kantuk dan sulit dicerna sehingga tidak cocok diminum di pagi hari.
Tapi, sebenarnya tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Lantas, apakah minum susu di waktu yang lain juga bermanfaat? Simak penjelasan mengenai waktu terbaik minum susu berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir
Healthline
, dalam beberapa kasus, minum susu pada waktu tertentu memang membantu tubuh mendapatkan manfaat maksimal.
Susu sendiri menyediakan berbagai nutrisi yang bermanfaat. Dalam 240 mililiter (ml) susu murni terkandung:
– 149 kalori
– 8 gram (g) protein
– 8 g lemak
– 12 g karbohidrat
– 21 persen kebutuhan kalsium harian
– 6 persen kebutuhan magnesium harian
– 7 persen kebutuhan kalium harian
– 16 persen kebutuhan vitamin D harian
Waktu minum susu untuk kesehatan umum
Kalsium dalam susu mendukung pertumbuhan tulang, sementara magnesium dan kalium penting untuk pengaturan tekanan darah.
Namun, hingga saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan waktu spesifik untuk minum susu demi mendapatkan manfaat maksimal.
Waktu minum susu untuk menurunkan berat badan
Karena kaya protein, susu dapat membantu menurunkan berat badan dan membangun otot.
Sumber protein seperti susu dapat menurunkan berat badan dengan memperbaiki metabolisme dan meningkatkan rasa kenyang setelah makan. Hal ini akan berujung pada penurunan asupan kalori harian.
Terlebih lagi, minum susu setelah berolahraga dapat mendukung pertumbuhan otot dan memperbaiki komposisi tubuh.
Dengan demikian, jika tujuannya menurunkan berat badan, maka Anda disarankan minum susu setelah berolahraga.
Kelompok orang yang harus membatasi minum susu
Beberapa orang disarankan untuk membatasi asupan susu. Orang dengan intoleransi laktosa atau alergi susu sebaiknya menghindari susu.
Intoleransi laktosa adalah ketidakmampuan untuk mencerna gula dalam susu. Kondisi ini bisa mengakibatkan gas, kembung, dan diare.
Penderita diabetes juga perlu membatasi konsumsi susu. Kandungan laktosa di dalamnya dapat meningkatkan kadar gula darah.
Kelompok ini bisa memilih beberapa alternatif susu nabati, termasuk susu almond dan susu kedelai.
(asr)
Baca lagi: FOTO: Pesona Robert Pattinson Hadiri Premier Primetime di Venesia
Baca lagi: Crazyrich88 Pusat Game Online Paling Terpercaya
Baca lagi: BPS Perbarui Daftar Pekerjaan, Ada Analis Siber hingga Konten Kreator



