
Daftar Isi
Berikut lima kesalahan utama saat bepergian beserta dampaknya:
1. Membawa Barang Berlebihan (Overpacking)
2. Waktu Transit Terlalu Singkat
3. Jadwal Perjalanan Terlalu Padat
4. Lupa Mengunduh Peta dan Dokumen Offline
5. Abaikan Kurs Mata Uang
Trik Praktis Liburan Nyaman Bebas Stres
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Niat hati ingin melepas penat, kegiatan berlibur acap kali justru mendatangkan stres akibat kesalahan-kesalahan kecil. Padahal, kekeliruan ini sebenarnya bisa dihindari sejak tahap perencanaan sebelum
liburan
.
Survei terbaru
Traveler Sentiment and Safety
dari
Global Rescue
mengungkapkan sejumlah kesalahan yang paling sering dilakukan wisatawan, termasuk oleh mereka yang sudah berpengalaman.
Berikut lima kesalahan utama saat bepergian beserta dampaknya:
1. Membawa Barang Berlebihan (Overpacking)
Sebanyak 38% responden menilai
overpacking
sebagai kesalahan terbesar dalam perjalanan internasional. Angka ini meningkat dari 32% pada 2025 dan 35% pada 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CEO
The Global Rescue Companies
Dan Richards menyebut
overpacking
sebagai kekeliruan paling konsisten yang sebenarnya mudah dicegah.
“Kebiasaan ini menambah stres, beban, dan kerumitan yang tidak perlu pada setiap tahap perjalanan, padahal tujuan utama bepergian seharusnya adalah mendapatkan kebebasan, fleksibilitas, dan pengalaman baru,” ujar Richards.
Ia juga memperingatkan risiko cedera fisik akibat membawa beban berlebih.
“Bagasi yang berat meningkatkan kelelahan, mengurangi keseimbangan, dan meningkatkan risiko terjatuh, cedera punggung, serta cedera ortopedi lainnya saat melewati bandara, terminal kapal pesiar, jalan berbatu, atau jalur pendakian yang terjal,” tambahnya.
2. Waktu Transit Terlalu Singkat
Sebanyak 19% wisatawan mengaku sering terjebak memesan penerbangan dengan durasi transit yang terlalu sempit. Hal ini memicu kepanikan berlebih hingga risiko tertinggal pesawat sambungan.
3. Jadwal Perjalanan Terlalu Padat
Keinginan mengunjungi banyak tempat dalam waktu terbatas justru menjadi bumerang. Sebanyak 10% responden menyesal karena menyusun itinerary terlalu padat tanpa menyisakan jeda istirahat yang cukup.
4. Lupa Mengunduh Peta dan Dokumen Offline
Kendala sinyal di destinasi tujuan kerap menghambat pergerakan. Sebanyak 8% responden menyesal tidak mengunduh peta offline maupun bukti pemesanan digital sebelum berangkat.
5. Abaikan Kurs Mata Uang
Sebanyak 8% pelancong mengaku rugi karena menukarkan uang secara mendadak di kios bandara yang mematok nilai tukar tinggi, alih-alih mempersiapkannya lebih awal di penukaran uang resmi.
Trik Praktis Liburan Nyaman Bebas Stres
Untuk meminimalkan potensi masalah selama liburan, para responden survei turut membagikan sejumlah trik praktis:
– Gunakan
Smart Tag
: Dilakukan oleh 31% responden dengan memasang pelacak digital pada bagasi terdaftar.
– Simpan Dokumen Digital: Sebanyak 16% responden mengunggah salinan paspor dan kartu identitas ke email pribadi.
– Hemat Ruang Koper: Sebanyak 10% mengandalkan
compression packing cubes
dan 10% lainnya memilih menggulung pakaian daripada melipatnya.
– Gunakan Charger Multi-Port: Sebanyak 9% membawa adaptor dengan banyak colokan untuk menghemat ruang dan waktu pengisian daya.
– Bawa Botol Minum Kosong: Sebanyak 7% membawa botol minum ramah lingkungan (
reusable
) kosong melewati pemeriksaan bandara demi menghemat biaya konsumsi.
– Unduh Hiburan Lebih Awal: Sebanyak 6% menyiapkan musik atau film di perangkat pribadi sebelum naik pesawat untuk mengusir rasa bosan selama perjalanan.
(dsd/wiw)
Baca lagi: BMKG Perkirakan 3 Wilayah Diguyur Hujan Hari Ini
Baca lagi: Kemenaker Buka Suara soal Viral Uang Saku MagangHub Dipotong 80 Persen
Baca lagi: Sherina Ajak Mahasiswa Ikut Padamkan Karhutla di Kalimantan



