Hotel ‘Getok’ Harga Saat Hujan, Ribuan Turis Terpaksa Tidur di Toilet

Jakarta, Golden Samoyed Indonesia

Ribuan

turis

yang mendaki Gunung Taishan, China, untuk menyaksikan matahari terbit terpaksa berlindung di dalam toilet umum setelah hujan deras dan angin kencang melanda kawasan tersebut secara tiba-tiba pada Kamis (2/5) malam waktu setempat.

Video yang beredar di media sosial China memperlihatkan kerumunan besar orang berebut mencari tempat berteduh saat suhu udara merosot tajam. Fasilitas tempat berlindung yang ada tidak mampu menampung lonjakan pengunjung selama periode libur Hari Buruh.

Melansir

VN Express

, laporan dari situs berita lokal

Jimu News

menyebutkan bahwa karena keterbatasan pilihan, banyak pendaki terpaksa memadati fasilitas toilet di sepanjang jalur pendakian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Area wastafel hingga jalan setapak di dalam toilet terisi penuh oleh orang. Banyak turis terpaksa duduk atau berhimpitan di atas lantai yang lembap sepanjang malam demi menghindari cuaca ekstrem di luar.

Di tengah kekacauan tersebut, sejumlah restoran dan hotel di area pegunungan dilaporkan menawarkan tempat berteduh sementara dengan harga yang melonjak drastis.

Berdasarkan laporan

Sina

, para pengunjung harus membayar antara 60 hingga 100 yuan atau sekitar Rp135 ribu – Rp225 ribu hanya untuk sekadar tempat beristirahat.

Sementara itu, fasilitas

sleeping pod

bergaya kapsul dibanderol dengan harga mencapai 400 yuan atau sekitar Rp900 ribu per malam.

Pihak berwenang menyatakan bahwa jumlah pengunjung melonjak tajam selama masa liburan, sementara cuaca buruk membuat pemandangan matahari terbit hampir mustahil untuk dilihat.

Otoritas setempat mengimbau turis untuk selalu mengecek ramalan cuaca dan memastikan akomodasi sebelum melakukan pendakian malam hari.

Insiden ini memicu diskusi luas di jagat maya mengenai ketidaksiapan infrastruktur dalam menghadapi lonjakan wisatawan pada periode puncak atau

peak season

.

Melansir

Reuters

, permintaan perjalanan domestik di China tetap kuat selama libur Hari Buruh lima hari yang dimulai 1 Mei lalu. Banyak warga memilih perjalanan darat atau road trip di dalam negeri karena tingginya biaya bahan bakar avtur yang menghambat minat liburan ke luar negeri.

Gunung Taishan di Provinsi Shandong adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang diakui sejak 1987. Gunung ini dianggap sebagai yang paling utama dari “Lima Gunung Agung” di China dan telah menjadi pusat kepentingan spiritual serta politik selama lebih dari 3.000 tahun.

(wiw)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Golden Samoyed]

Baca lagi: Gawat, Kota Terbesar di Dunia Ini Semakin Cepat Tenggelam

Baca lagi: Daftar 10 Korban Jiwa Kecelakaan Bus ALS vs Truk yang Teridentifikasi

Baca lagi: Iran Olok-olok Epic Fury AS Berakhir: ‘Operation Trust Me Bro’ Gagal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: