
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Geopark Rinjani Lombok sukses mempertahankan predikatnya sebagai UNESCO Global
Geopark
setelah meraih “Kartu Hijau” (
Green Car
d) untuk kedua kalinya.
Keputusan tersebut diumumkan dalam seremoni revalidasi internasional di Markas Besar UNESCO, Paris, Prancis, Selasa (28/4).
Capaian ini menjadi pengakuan dunia atas konsistensi tata kelola taman bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut dalam memenuhi standar global di bidang konservasi, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
General Manager Geopark Rinjani, Qwadru Putro Wicaksono, mengungkapkan bahwa mempertahankan status internasional jauh lebih menantang dibandingkan saat pertama kali meraihnya. Menurut dia, keberhasilan ini adalah buah manis dari kolaborasi seluruh pihak di NTB.
“Kartu hijau kedua ini merupakan bentuk pengakuan dunia atas kerja keras kolektif seluruh pemangku kepentingan,” ujar Qwadru dalam keterangannya di Mataram, seperti dilansir
Antara
, Rabu (29/4).
Dalam proses revalidasi, asesor UNESCO tidak hanya terpukau oleh keindahan alam Gunung Rinjani, tetapi juga menyoroti dampak nyata pengelolaan terhadap masyarakat.
Menurut dia, UNESCO mengapresiasi pengelola Geopark Rinjani Lombok yang berhasil memasukkan materi geopark ke dalam kurikulum lokal di sekolah-sekolah serta memperkuat literasi geologi di tingkat komunitas.
Selain itu, mengingat Lombok merupakan wilayah rawan gempa, penguatan pengetahuan geologi untuk keselamatan penduduk dan wisatawan menjadi nilai tambah yang signifikan.
Keberadaan geopark juga terbukti mampu memberikan dampak positif bagi taraf hidup warga yang tinggal di kawasan lingkar Rinjani.
Keberhasilan ini memastikan Geopark Rinjani Lombok tetap berada dalam jaringan taman bumi dunia UNESCO, sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berbasis konservasi kelas dunia.
(wiw)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Golden Samoyed]
Baca lagi: Kasus Penimbunan BBM, Danki Brimob dan Kanit Paminal di NTT Ditahan
Baca lagi: Update Identitas Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
Baca lagi: Skema Tarif Pajak Kendaraan Listrik DKI: Harga Rp300 Juta Insentif 75%



