
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Favignana, sebuah pulau kecil di
Italia
yang hanya dihuni oleh sekitar 3.000 jiwa, bersiap menyambut gelombang wisatawan usai dijadikan lokasi utama syuting film mahakarya sutradara Christopher Nolan, The Odyssey.
Dirilis pada Juli lalu, film bergenre drama kolosal tersebut berhasil mencatatkan pendapatan fantastis sebesar US$264 juta atau sekitar Rp4,7 triliun secara global pada pekan perdana penayangannya. Angka tersebut menandai rekor debut terbesar sepanjang karier penyutradaraan Christopher Nolan.
Film ini mengadaptasi kisah epik karya Homer tentang perjalanan pulang pahlawan Yunani kuno, Odiseus, usai Perang Troya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terletak sekitar tujuh kilometer di lepas pantai barat Sisilia, Favignana merupakan pulau terbesar di Kepulauan Egadi. Dalam film tersebut, pulau ini disulap menjadi Ithaca, tanah air Odiseus, dengan benteng puncak bukit Castello di Santa Caterina yang difungsikan sebagai istana sang tokoh utama.
Pemerintah daerah setempat bertekad memanfaatkan popularitas film besutan Universal Pictures ini sebagai daya tarik pariwisata yang berkelanjutan.
Didukung oleh departemen kebudayaan Sisilia, sebuah pameran permanen rencananya akan dibuka pada Oktober mendatang di bekas pabrik pengolahan ikan tuna Florio, tempat yang sempat difungsikan sebagai markas besar tim produksi selama proses syuting.
“Gagasannya adalah memungkinkan para pengunjung merasakan berbagai tahapan proses produksi film, serta melihat langsung beberapa kostum dan perlengkapan yang digunakan selama syuting,” ujar Wali Kota Favignana, Giuseppe Pagoto, seperti dilansir
Independent
.
Para pelaku usaha lokal sangat mengandalkan tren wisata layar lebar atau film tourism. Mereka terinspirasi dari keberhasilan serial televisi Inspector Montalbano yang sebelumnya terbukti ampuh mendongkrak jumlah wisatawan di pesisir tenggara Sisilia.
“Kami yakin seluruh wilayah Sisilia barat akan menjadi makin menarik bagi wisatawan, khususnya dari Amerika Serikat, berkat efek film The Odyssey,” ungkap Giacomo Incarbona, Ketua Asosiasi Pengusaha Perhotelan Lokal.
Tim produksi The Odyssey tercatat menghabiskan waktu beberapa bulan di Favignana sejak akhir 2024 hingga musim semi 2025 dengan melibatkan sekitar 500 warga lokal sebagai pemeran figuran dan pekerja produksi.
Fenomena wisata berbasis film kini memang menjadi salah satu faktor penting dalam industri pelancongan global. Badan Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) memperkirakan destinasi yang muncul dalam film-film populer dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan hingga 25 persen sampai 40 persen.
Sementara itu, lembaga riset Future Market Insights memproyeksikan nilai ekonomi dari sektor wisata film ini bakal menembus angka US$157,5 miliar secara global pada tahun 2036.
(wiw)
[Gambas:Video Golden Samoyed]
Baca lagi: Respons Kubu Sarwendah Soal Viral Chat WA ke Ruben tentang Obat HIV
Baca lagi: Said Abdullah: RedTalks Tempat Kami Mendengar Suara Anak Muda
Baca lagi: Ini Wilayah yang Bakal Merdeka dari Tetangga RI, Punya 21 Bahasa




2 Responses
Ulasannya keren abis dan sangat membantu pembaca. Jangan lupa juga buat kunjungi rajaeropa situs mereka biar dapet info yang lebih lengkap dan terpercaya.
Saya sepakat dengan mayoritas analisis di atas. Namun, menurut saya kita juga perlu memperhitungkan variabel perubahan tren pasar yang sangat cepat, karena hal itu bisa mengubah dinamika efektivitas strategi ini secara signifikan.kingsatria situs