Dialami Shenina Cinnamon, Apa itu Hyperemesis Gravidarum?

Daftar Isi

Apa itu hyperemesis gravidarum?

Durasi dan frekuensi

Konsumsi makanan

Tindak lanjut

Gejala hyperemesis gravidarum

Penyebab hyperemesis gravidarum

Jakarta, Golden Samoyed Indonesia

Di tengah kegembiraan menanti sang buah hati, aktris Shenina Cinnamon harus bolak-balik rumah sakit. Dia mengidap

hyperemesis gravidarum

yang membuatnya beberapa kali opname. Apa itu?

Hyperemesis gravidarum

membuat Shenina beberapa kali ke rumah sakit, bahkan harus diopname.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Setelah beberapa bulan gallery aku isinya foto mual, muntah, dan keluar masuk RS sampai diopname beberapa kali karena

hyperemesis gravidarum

,” kata Shenina seperti dikutip dari

detikHealth

.

Masuk usia kehamilan di trimester 3, kondisinya semakin membaik. Meski kadang masih mual dan muntah, tapi Shenina mengaku sudah mulai bisa berjalan dan makan dengan nyaman.

Apa itu hyperemesis gravidarum?

Hyperemesis gravidarum

(HG) merupakan kondisi mual dan muntah ekstrem dan terus-menerus selama kehamilan. Kondisi ini bisa membuat ibu hamil turun berat badan dan dehidrasi.

HG kerap disangka mual dan muntah biasa (

morning sickness

) yang umum dialami ibu hamil di usia kehamilan awal. Padahal HG dan

morning sickness

berbeda meski sama-sama ditandai mual dan muntah.

Melansir dari

Cleveland Clinic

, berikut perbedaan

morning sickness

dan HG.

Durasi dan frekuensi

Frekuensi mual dan muntah HG jauh lebih sering ketimbang

morning sickness

. Kemudian mual dan muntah bisa berlangsung lebih lama pada HG daripada

morning sickness

.

Morning sickness

biasanya mereda atau hilang sepenuhnya setelah melewati trimester pertama.

Konsumsi makanan

Ibu hamil yang mengalami morning sickness masih bisa makan dan minum. Namun pada HG, ibu kesulitan mendapat asupan nutrisi dan cairan. Akibatnya, ibu hamil dengan HG mengalami penurunan berat badan drastis dan dehidrasi.

Tindak lanjut

Berbeda dengan morning sickness, HG perlu ditindaklanjuti dengan perawatan medis. Ibu yang dehidrasi perlu cairan infus.

Gejala

hyperemesis gravidarum

HG biasanya terjadi di trimester pertama kehamilan. Gejala bisa berlangsung selama beberapa minggu, bulan, bahkan sampai persalinan.

Selain mual parah dan muntah lebih dari tiga kali sehari, berikut beberapa gejala HG.

Kehilangan lebih dari 5 persen berat badan

Tidak bisa menahan makanan atau cairan

Dehidrasi

Pusing atau kepala terasa ringan

Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya

Kelelahan ekstrem

Pingsan

Sakit kepala

Penyebab

hyperemesis gravidarum

Hingga kini belum ditemukan penyebab pasti HG. Namun beberapa ahli menyebut HG berkaitan dengan kenaikan kadar hormon khususnya HCG (

human chorionic gonadotropin

). Tubuh banyak memproduksi HCG selama kehamilan.

Produksi HCG mencapai puncaknya di usia 10 minggu kehamilan. Di usia ini pula, banyak ibu mengeluhkan gejala yang parah.

HG perlu segera ditangani sebab membahayakan kondisi ibu dan janin. HG bisa mengarah pada komplikasi sehingga memicu kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah.

(els)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Golden Samoyed]

Baca lagi: Minim Sosialisasi, Fasilitas Bawaan Jemaah Haji Terpakai di Bawah 10%

Baca lagi: Jakarta Potensi Kembali Diguyur Hujan Lebat Hari Ini, Cek Prediksinya

Baca lagi: Mualem Desak DPR Sahkan Revisi UU Pemerintah Aceh Sebelum Agustus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: