9 Tanda Kamu Seorang People Pleaser Tanpa Disadari

Daftar Isi

Tanda kamu seorang people pleaser

1. Kesal saat berbuat baik pada orang lain

2. Menghindari konfrontasi

3. Takut jika bersikap tak setuju

4. Mudah gelisah

5. Perfeksionis

6. Sering minta maaf

7. Tidak bisa menolak

8. Cemas saat ada yang marah

9. Butuh pujian untuk merasa baik

Jakarta, Golden Samoyed Indonesia

Sikap

people pleasing

kerap disalahpahami sebagai kebaikan semata. Akibatnya, tak jarang orang dengan kepribadian

people pleaser

yang tidak menyadarinya dan hanya menganggapnya bersikap baik pada semua orang.

Padahal,

people pleaser

lebih dari sekadar baik hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

People pleaser

adalah seseorang yang punya kecenderungan untuk selalu menyenangkan orang lain secara berlebihan. Dalam banyak kasus, upaya menyenangkan orang itu dibarengi dengan mengorbankan kebutuhan dan kenyamanan sendiri.

Mereka umumnya sulit mengatakan ‘tidak’. Mereka juga selalu khawatir mengecewakan orang lain.

Sayangnya, sikap

people pleasing

sering kali tak disadari. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal

Current Psychology

mencatat, perilaku

people pleasing

sering terlihat sebagai bentuk empati, kerendahan hati, dan suka membantu. Sikap-sikap ini sulit dibedakan dengan kebaikan yang tulus.

Akibatnya, orang-orang di sekitar memandang perilaku tersebut sebagai sifat positif, alih-alih memandangnya tidak sehat.

Tanda kamu seorang people pleaser

Sikap

people pleasing

jangan dibiarkan. Dalam jangka panjang, sikap seperti ini bisa berdampak terhadap kesehatan mental.

Kamu perlu memahami tanda

people pleaser

berikut ini. Jika mengalami beberapa di antara, maka bisa jadi kamu seorang

people pleaser

.

1. Kesal saat berbuat baik pada orang lain

Bayangkan, kamu melakukan banyak hal baik terhadap seseorang, tapi orang tersebut tidak menyadari atau menghargainya. Menukil lama Liz Morrison Therapy, perasaan seperti ini bisa menandakan sikap people pleasing.

Orang yang selalu berusaha menyenangkan orang lain cenderung merasa kesal karena dua alasan. Pertama, mereka tidak menetapkan batasan yang jelas. Kedua, karena kamu cenderung bertele-tele tentang apa yang dibutuhkan.

Jika orang lain tak mengerti apa yang kamu harapkan, maka kamu bisa merasa kesal.

2. Menghindari konfrontasi

Seorang people pleaser biasanya lebih memilih diam saat mengeluh tentang orang lain. Mereka menganggap konfrontasi sebagai sesuatu yang menakutkan. Mereka takut atas apa yang akan dipikirkan orang lain jika langsung berkonfrontasi.

Masalah ini dapat membuat kamu mengabaikan masalah yang seharusnya ditangani. Sering kali hal tersebut memicu ketegangan dan rasa dendam secara perlahan.

3. Takut jika bersikap tak setuju

Sama seperti konfrontasi, orang dengan

people pleaser

cenderung menghindari perbedaan pendapat. Tidak setuju dengan pendapat orang lain terasa sebagai ancaman.

Orang dengan

people pleaser

menganggap perbedaan pendapat akan selalu memicu konflik. Alih-alih terlihat menentang, mereka biasanya memilih untuk mengikuti arus.

4. Mudah gelisah

Orang

people pleaser

biasanya akan mudah stres karena berpikir ada orang yang marah padanya. Pikiran ini bahkan akan selalu muncul di kepala mereka.

Perubahan sikap orang lain, sekecil apa pun, akan membuat mereka cemas. Mereka akan berasumsi bahwa mereka telah melakukan kesalahan.

5. Perfeksionis

Biasanya, orang-orang perfeksionis memiliki kesamaan dengan

people pleaser.

Mereka ingin dianggap bermanfaat, berharga, dan sukses.

Mereka akan khawatir jika tidak berprestasi cukup baik. Dengan begitu, mereka akan dianggap tidak berharga.

6. Sering minta maaf

Mengutip

Psychology Today

, sering minta maaf juga jadi tanda-tanda

people pleaser

. Mereka biasanya terlalu sering menyalahkan diri sendiri atau takut menjadi pihak yang disalahkan.

Akibatnya, permintaan maaf sering keluar dari mulut seorang

people pleaser

.

7. Tidak bisa menolak

Seorang

people pleaser

akan sulit menolak. Meski terasa mengesalkan, permintaan apa pun akan dilakoninya.

Jika terpaksa, mereka biasanya mengarang alasan seperti berpura-pura sakit untuk menolak.

8. Cemas saat ada yang marah

Orang dengan kepribadian

people pleaser

juga akan merasa tak nyaman jika ada pihak yang marah dengannya.

Tapi perlu diingat, ada orang yang marah bukan berarti kamu selalu melakukan kesalahan.

9. Butuh pujian untuk merasa baik

Pujian dan kata-kata baik memang dapat membuat siapa pun merasa senang. Tapi, bagi seorang

people pleaser

, sebuah pujian lebih dari kata senang. Mereka akan selalu bergantung pada pengakuan.

Perlu diingat, jika harga dirimu bergantung pada apa yang orang pikirkan tentangmu, maka kamu hanya akan merasa senang saat dihujani pujian.

(asr)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: BBM Naik, Walkot Bandung Imbau ASN Tak Ngantor Naik Kendaraan Pribadi

Baca lagi: Gen Z Mulai Tinggalkan Fast Fashion dan Pilih Capsule Wardrobe

Baca lagi: Harga BBM naik, Pram Yakin Jumlah Pengguna Transportasi Umum Meningkat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: