7 Tanda Anak Sebenarnya Butuh Perhatian Orang Tua, Bukan Nakal

Daftar Isi

Tanda anak butuh perhatian orang tua, bukan kenakalan semata

1. Mengulang-ulang pertanyaan

2. Berteriak

3. Keluhan fisik

4. Melontarkan kata-kata tak baik

5. Tantrum di depan umum

6. Mengarang cerita

7. Sengaja memotong pembicaraan

Jakarta, Golden Samoyed Indonesia

Sebagai

orang tua

, tentu Anda pernah dibuat kesal oleh perilaku

anak

yang tidak bisa diatur. Namun jangan langsung memvonis perilaku mereka sebagai kenakalan, siapa tahu mereka cuma butuh perhatian lebih.

Memang, tantangannya sulit untuk mengidentifikasi pola perilaku anak. Apakah kenakalan semata atau sedang butuh atensi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambah lagi anak-anak sering kali tidak mengatakan secara langsung bahwa mereka sedang butuh perhatian. Mereka cenderung menunjukkannya melalui perilaku.

Tanda anak butuh perhatian orang tua, bukan kenakalan semata

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah tanda anak butuh perhatian orang tua. Apa saja itu?

1. Mengulang-ulang pertanyaan

Analis perilaku Emily Groben mengatakan, salah satu tanda anak butuh perhatian, yakni dengan menanyakan pertanyaan yang sama berulang kali.

“Mereka tahu jawabannya, tetapi mereka juga tahu bahwa jika mereka bertanya kepada Anda, Anda akan berbicara dengan mereka,” ujar Groben, seperti dikutip dari

Parade

.

2. Berteriak

Saat sedang butuh perhatian, terkadang anak jadi lebih emosional dan mudah marah. Akhirnya, mereka menyalurkannya melalui teriakan.

“Jika anak Anda membutuhkan lebih banyak perhatian, mereka biasanya akan melakukan perilaku mencari perhatian, yang mungkin termasuk berteriak, merengek, atau menyela,” kata terapis pernikahan dan keluarga, Jay Serle.

3. Keluhan fisik

Anak-anak juga cenderung banyak mengeluh, terutama terkait kondisi fisik, ketika sedang butuh perhatian orang tua. Keluhan tersebut beragam, mulai dari sakit perut, sakit kepala, hingga tak nafsu makan.

4. Melontarkan kata-kata tak baik

Jangan langsung emosi ketika anak berkata hal-hal tak baik, misalnya, “Aku benci Ayah/Ibu.” Bisa jadi itu bentuk mencari perhatian.

Menurut laman

Parents Together

, sebaiknya minimalkan reaksi Anda terhadap komentar jahat dari anak. Jika tidak, mereka akan mengulangi teknik ini untuk mendapatkan perhatian.

5. Tantrum di depan umum

Tantrum, terutama yang dilakukan anak di ruang publik, biasanya berhasil menarik perhatian orang tua. Untuk mencegah hal ini terjadi, berikan anak peran aktif ketika sedang jalan-jalan di luar.

Misalnya, minta anak menghitung jumlah toko yang dilewati atau meminta mereka menyalakan timer saat Anda harus belanja barang penting, seperti obat di apotek.

6. Mengarang cerita

Terkadang anak yang suka membuat cerita bohongan hanya mencari reaksi atau teman bicara. Namun orang tua sering kali hanya fokus pada aspek kebohongan ketimbang benar-benar mendengarkan cerita anak.

Anda bisa melakukan pendekatan proaktif, seperti membuka album foto sambil mengenang memori indah terkait foto-foto tersebut. Luangkan waktu juga untuk bermain imajinatif dan bercerita bersama anak.

7. Sengaja memotong pembicaraan

Saat anak mulai menyela pembicaraan orang tua, terkadang kita melihatnya sebagai ketidakpatuhan. Namun bisa jadi ini tanda mereka hanya butuh didengarkan.

Memang penting untuk mengajarkan anak agar tidak memotong pembicaraan. Namun orang tua sebaiknya juga melakukan percakapan mendalam setelah anak tidur saja.

Misalnya, saat Anda sedang dalam perjalanan bersama, pikirkan topik percakapan yang menarik dan melibatkan semua anggota keluarga, ketimbang bicara dengan pasangan saja.

Itu dia tujuh tanda anak sebenarnya sedang butuh perhatian orang tua, bukan semata karena kenakalan. Ketahui ciri-cirinya agar Anda sebagai orang tua bisa memberikan reaksi yang tepat.

(rti)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Golden Samoyed]

Baca lagi: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru per Juni 2026

Baca lagi: Warga RI Plesiran ke Luar Negeri Anjlok 30 Persen pada April 2026

Baca lagi: Mahasiswa Universitas Negeri Padang Tertembak, Kampus Dijaga Aparat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: