
Daftar Isi
Penyebab kelelahan
1. Kebiasaan sehari-hari
2. Gangguan tidur
3. Anemia
4. Alergi makanan
5. Infeksi
6. Masalah jantung dan paru-paru
7. Masalah kesehatan mental
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Capek atau lelah itu wajar. Namun ketika kamu merasakan
kelelahan
terus-menerus tanpa tahu penyebabnya, bisa jadi ada masalah serius. Cek penyebab kelelahan yang perlu kamu waspadai.
Kelelahan (
fatigue
) dapat didefinisikan sebagai kelelahan parah yang membuatmu susah bangun di pagi hari dan menjalani aktivitas. Kamu ingin tidur saja seharian. Namun tidur tidak membuat tubuhmu segar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barangkali buat sebagian orang, kelelahan sudah merupakan gejala. Namun melansir dari
WebMD
, ada beberapa gejala yang bisa mengarah pada kelelahan.
Kurang energi, kelelahan mental atau fisik yang membuat orang sulit menjalani hari. Kondisi ini memengaruhi kemampuan bekerja atau aktivitas lain.
Mengantuk, kamu mungkin harus berjuang untuk tetap terjaga. Kamu sudah tidur tapi rasanya masih lelah.
Susah berpikir, susah fokus, mengingat sesuatu, sulit memberikan atensi pada sesuatu.
Apatis, merasa kehilangan minat atau motivasi untuk melakukan sesuatu.
Penyebab kelelahan
Banyak kondisi yang memicu kelelahan. Ada yang bersifat sementara dan kronis atau berlangsung selama enam bulan lebih.
1. Kebiasaan sehari-hari
Kebiasaan sehari-hari dapat berkontribusi pada kelelahan. Melansir dari
Cleveland Clinic
, penyebab kelelahan terus-menerus bisa jadi diet minim gizi seimbang, stres, jarang bergerak, dan konsumsi alkohol berlebihan.
2. Gangguan tidur
Gangguan tidur tertentu dapat memicu kelelahan jangka panjang dan kelelahan ekstrem. Gangguan tidur ini termasuk insomnia, sleep apnea, narkolepsi, dan gangguan tidur akibat shift kerja.
3. Anemia
Anemia terutama anemia akibat kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan. Kamu patut curiga akan gejala anemia saat kelelahan diikuti dengan palpitasi jantung, napas pendek, dan kulit pucat.
4. Alergi makanan
Makanan seharusnya memberikan energi. Namun pada mereka yang memiliki alergi atau intoleransi makanan tertentu dapat memicu efek sebaliknya. Kelelahan bisa jadi tanda bahaya.
Pada penyakit Celiac atau kondisi tubuh tidak bisa mencerna gluten, kelelahan bisa menandakan kekambuhan.
5. Infeksi
Banyak infeksi dapat memicu kelelahan seperti mononukleosis, HIV, Covid-19, influenza, radang paru-paru (pneumonia) dan penyakit Lyme.
6. Masalah jantung dan paru-paru
Kelelahan umum dialami orang dengan masalah jantung dan paru-paru termasuk, penyakit jantung, sindrom takikardia ortostatik postural, penyakit paru obstruktif kronik, empisema, dan gagal jantung kongestif.
7. Masalah kesehatan mental
Tak hanya masalah kesehatan fisik, masalah kesehatan mental pun dapat membuat seseorang lelah terus-menerus. Kondisi ini meliputi, depresi, kecemasan, dan post-traumatic stress disorder (PTSD).
(els)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Golden Samoyed]
Baca lagi: Maliq & D’Essentials Terharu Nonton Musikal Senja Teduh Pelita
Baca lagi: PAM Jaya Hadirkan Beragam Kemudahan Layanan di PRJ 2026
Baca lagi: Gubernur Kalteng Hadiri Panen Raya di Lahan Seluas 25 Ribu Hektare




3 Responses
Tulisan ini cukup menenangkan karena penyampaiannya tidak terburu-buru. Saya juga melengkapi bacaan dengan [https://www.techmeme.com/080922/p23](https://www.techmeme.com/080922/p23).
wijaya88 merupakan situs slot gacorakses langsung wijaya88 login
genting138 salah satu situs slot gacor gampang menang paling oke. akses link alternatif genting138 atau langsung genting138 login