6 Tips Simpan Buah dan Sayur Potong agar Segar Lebih Lama

Daftar Isi

1. Rendam dalam air untuk menjaga kesegaran

2. Beri perasan lemon untuk mencegah oksidasi

3. Lapisi dengan tisu dapur dalam wadah tertutup

4. Bekukan untuk penyimpanan lebih lama

5. Jangan campur buah dan sayuran

6. Masak sebelum rusak

Jakarta, Golden Samoyed Indonesia

Menyimpan buah dan

sayuran

dalam kondisi sudah dipotong akan memudahkan ketika ingin dikonsumsi. Namun, tanpa penanganan yang tepat, makanan segar ini bakal lebih cepat layu, berubah warna, bahkan membusuk.

Padahal, dengan beberapa cara sederhana,

buah

dan sayuran potong tetap bisa disimpan lebih lama tanpa kehilangan kualitas dari buah dan sayuran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Metode ini tidak hanya membantu mengurangi limbah makanan, tetapi juga memudahkan proses memasak dan menyiapkan bekal sehari-hari.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan agar buah dan sayuran potong lebih tahan lama.

1. Rendam dalam air untuk menjaga kesegaran

Menyimpan potongan sayuran dalam air mungkin terdengar tidak biasa, tetapi cara ini efektif untuk jenis sayuran yang cukup keras seperti wortel, seledri, dan kentang. Air membantu menjaga tekstur tetap renyah sekaligus mencegah sayuran cepat mengering.

Gunakan air dingin dan pastikan untuk menggantinya setiap beberapa hari agar tetap bersih. Metode ini juga bisa digunakan untuk menjaga potongan apel agar tidak cepat berubah warna.

2. Beri perasan lemon untuk mencegah oksidasi

Buah seperti apel, pir, atau alpukat mudah mengalami oksidasi yang menyebabkan warna menjadi kecokelatan. Untuk mengatasinya, tambahkan sedikit air perasan lemon atau jeruk nipis pada potongan buah sebelum disimpan.

Melansir dari

The Kitchn

, kandungan asam sitrat dalam lemon membantu memperlambat proses oksidasi sekaligus mempertahankan tampilan segar buah.

3. Lapisi dengan tisu dapur dalam wadah tertutup

Kondisi lembap menjadi penyebab utama buah dan sayuran cepat busuk. Oleh karena itu, gunakan tisu dapur di dalam wadah kedap udara sebagai penyerap kelembaban.

Cara ini efektif untuk menyimpan sayuran hijau, paprika, hingga buah seperti stroberi. Tisu akan menyerap air berlebih, sementara wadah tertutup mencegah paparan udara yang mempercepat pembusukan.

4. Bekukan untuk penyimpanan lebih lama

Jika tidak akan langsung dimakan atau digunakan, membekukan buah dan sayuran bisa menjadi solusi praktis. Metode ini cocok untuk buah beri, jagung, kacang polong, wortel, hingga paprika.

Selain memperpanjang masa simpan, buah dan sayuran beku juga tetap bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti smoothie, sup, atau bekal makan siang.

5. Jangan campur buah dan sayuran

Menukil dari laman Misfits Market, beberapa buah seperti apel dan alpukat melepaskan gas etilen yang mempercepat pematangan dan pembusukan pada sayuran sekitarnya.

Sebaiknya, simpan buah dan sayuran dalam wadah terpisah untuk memperpanjang masa kesegaran buah dan sayuran.

6. Masak sebelum rusak

Saat buah atau sayuran mulai terlihat kurang segar, bukan berarti harus langsung dibuang. Mengolahnya dengan cara dimasak bisa menjadi solusi untuk memperpanjang masa konsumsi.

Sayuran seperti paprika dapat dipanggang dan digunakan kembali dalam berbagai menu, sementara buah seperti apel atau beri bisa diolah menjadi saus untuk campuran yogurt atau minuman.

Menjaga buah dan sayuran tetap segar setelah dipotong memang membutuhkan perhatian ekstra. Namun, dengan teknik penyimpanan yang tepat, bahan makanan ini tetap bisa dinikmati lebih lama.

(nga/fef)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Golden Samoyed]

Baca lagi: Israel-Lebanon Sepakat Negosiasi Langsung usai Pertemuan di AS

Baca lagi: Ramai-ramai Kader NasDem Murka ke Tempo soal Sampul Surya Paloh

Baca lagi: Pramono Blak-blakan Progres Atasi Masalah Kabel Menjuntai di Ibu Kota

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: