
Daftar Isi
Tanda stres kronis yang terlihat di kulit
1. Kantong di bawah mata
2. Kulit kering
3. Ruam
4. Kerutan
5. Gatal di kulit kepala
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Setiap orang pernah
stres
. Namun jika sampai stres kronis maka bisa memengaruhi kondisi tubuh termasuk kulit. Berikut tanda stres kronis yang terlihat di
kulit
.
Tanpa disadari, stres menumpuk tanpa dikelola sampai menjadi stres kronis. Stres kronis bisa meningkatkan risiko depresi, menurunkan daya tahan tubuh, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa stres kronis bisa dikenali? Kamu bisa mengenali tanda stres lewat perubahan-perubahan pada kulit.
Tanda stres kronis yang terlihat di kulit
Beberapa gejala stres dapat muncul di kulit. Kenapa bisa demikian? Melansir dari
WebMD
, stres dapat memicu reaksi kimia tubuh sehingga membuat kulit menjadi lebih sensitif dan reaktif.
Jerawat sering dikaitkan dengan stres. Stres memang bisa memicu jerawat sebab tubuh memproduksi kortisol yang membuat kelenjar kulit merilis lebih banyak minyak. Kulit berminyak lebih rentan berjerawat dan terkena masalah kulit lain.
Akan tetapi, jerawat hanya satu di antara tanda stres kronis berikut yang perlu mendapat perhatian lebih.
1. Kantong di bawah mata
Kantong di bawah mata lebih umum terjadi akibat pertambahan usia. Seiring bertambah usia, otot pendukung di sekitar mata melemah. Selain itu, kulit kendur akibat kehilangan elastisitas juga mendorong kemunculan kantong mata.
Melansir dari
Healthline
, riset menemukan stres akibat kurang tidur dapat meningkatkan tanda penuaan termasuk elastisitas kulit berkurang.
2. Kulit kering
Stres dapat membuat kulit kering. Sebuah tinjauan pada 2014 menyebut ada dua penelitian pada tikus yang membuktikan bahwa stres mengganggu fungsi pelindung stratum korneum.
Stratum korneum adalah lapisan terluar kulit. Lapisan mengandung protein dan lipid yang berperan penting dalam menjaga hidrasi sel kulit. Saat fungsi lapisan ini terganggu, kulit bisa kering dan gatal.
3. Ruam
Stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Salah satu dampaknya adalah ketidakseimbangan bakteri usus dan kulit atau disebut disbiosis.
Ketidakseimbangan bakteri ini memicu kemerahan atau ruam di kulit. Buat orang yang sudah memiliki kondisi psoriasis, eksim, dan dermatitis kontak, stres dapat memperburuk kondisi kulit.
4. Kerutan
Stres berkontribusi pada kemunculan tanpa penuaan terutama kerutan. Stres memicu perubahan pada protein kulit dan mengurangi elastisitasnya. Akibatnya, muncul kerutan.
5. Gatal di kulit kepala
Kulit kepala juga tidak luput dari dampak stres kronis. Stres membuat kulit jadi kering termasuk kulit kepala. Kondisi kekeringan pada kulit kepala dapat memicu gatal-gatal. Tak hanya itu, stres juga dapat membuat rambut rontok.
(els)
[Gambas:Video Golden Samoyed]
Baca lagi: Pramono Minta Beri Sanksi ke Pembuang Sampah Ilegal di Cilincing
Baca lagi: Perubahan Daihatsu Sigra 1.2 R
Baca lagi: Bus TJ Mogok di Petukangan, Penumpang ‘Jalur Langit’ Turun di Jalan




3 Responses
untung88 tempat main game online paling oke
Informasi dalam artikel ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan. Penjelasannya ringan, jelas, serta mudah diikuti dari awal hingga akhir. Terima kasih telah menghadirkan konten berkualitas. Kunjungi situs kami untuk informasi terbaru lainnya BAGUS365 LOGIN
“Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan topik ini, saya harus mengakui bahwa artikel yang Anda tulis menyajikan rangkuman yang sangat padat gizi. Tidak ada kalimat yang terasa membuang-buang waktu; semuanya langsung tepat sasaran pada inti permasalahan. Semoga ke depannya penulis semakin rajin memublikasikan tulisan-tulisan berkualitas tinggi seperti ini karena dampaknya sangat positif bagi literasi masyarakat.”bejo88 slot