5 Karakteristik Orang yang Buka Banyak Tab di Browser, Kamu Termasuk?

Daftar Isi

Karakteristik orang yang suka menumpuk tab di browser

1. Mengalami FOMO intelektual

2. Perencana yang optimis tetapi tak efisien

3. Sedang mengatasi stres

4. Cenderung berpikir divergen

5. Dapat berkembang di tengah kekacauan

Jakarta, Golden Samoyed Indonesia

Berselancar di

internet

biasanya membuat orang jadi lupa waktu karena banyaknya

informasi

yang didapat. Namun tak sedikit pula yang akhirnya menumpuk banyak

tab

di

browser

komputer

, laptop, hingga gawai lainnya.

Kebiasaan menumpuk banyak

tab

di

browser

ini, biasanya menunjukkan karakteristik tertentu pada seseorang. Kira-kira orang dengan kepribadian seperti apa yang suka melakukan hal ini?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karakteristik orang yang suka menumpuk tab di browser

Menurut

Mental Floss

, kecenderungan untuk membuka banyak tab sekaligus sebenarnya dapat mengubah otak. Beberapa studi bahkan menemukan, orang yang

multitasking

pada media kemungkinan berkinerja lebih buruk ketimbang orang yang tidak mencoba konsumsi media dengan kecepatan tinggi.

Di sisi lain, kebiasaan membuka banyak tab bisa menjadi ciri khas yang menandai kepribadian atau karakteristik orang. Jadi, apa saja karakteristik tersebut? Ini dia daftarnya.

1. Mengalami FOMO intelektual

Seseorang yang mengalami cemas sesaat ketika mau menutup tab, seakan hendak membuat sesuatu berharga, bisa jadi sedang mengalami FOMO intelektual.

Menurut

VegOut

, para psikolog menyebutnya sebagai

maximizing behavior

, yakni kebutuhan untuk tetap membuka semua pilihan sebelum berkomitmen pada satu hal.

Karakteristik ini berhubungan dengan keterbukaan terhadap pengalaman dan rasa ingin tahu yang lebih tinggi. Tak hanya mengumpulkan informasi, orang dengan karakteristik ini sedang membangun perpustakaan pribadi yang belum siap ditutup.

2. Perencana yang optimis tetapi tak efisien

Karakteristik orang yang membiarkan banyak

tab

terbuka, biasanya ingin agar semua hal yang dilakukan lebih efisien. Ironisnya, kebanyakan tab bisa membuat kerja jadi kurang efisien.

Dengan membiarkan

tab

tetap terbuka, seseorang tentu punya kepercayaan diri bahwa di masa depan ia akan membaca semua artikel atau materi dalam tab tersebut. Namun ketika tab akhirnya menumpuk, ini menandakan orang tersebut tidak melakukan perencanaan dengan baik.

3. Sedang mengatasi stres

Bagi beberapa orang yang sedang stres, biasanya hendak mengatasinya dengan pengumpulan informasi sebanyak-banyaknya. Misalnya, ketika sedang khawatir tentang kesehatan, seseorang bisa membuka puluhan situs web kesehatan untuk mencari jawabannya.

Pencarian informasi ini menjadi salah satu cara untuk mengatur emosi. Setiap

tab

yang terbuka mewakili solusi potensial atau cara untuk merasa tidak terlalu tak berdaya.

Karakteristik orang yang tidak bisa menoleransi ketidakpastian, sering menunjukkan pola perilaku ini. Bagi mereka,

tab-tab

tersebut menjadi lapisan pengaman untuk berbagai kemungkinan, meski belum tentu dibaca.

4. Cenderung berpikir divergen

Berpikir divergen menunjukkan seseorang memiliki kreativitas. Berbagai

tab

yang terkumpul, meski tampak acak, ternyata bisa dijahit menjadi satu informasi yang saling terkait.

Orang dengan karakteristik ini, bisa membangun konstelasi sendiri ketimbang mengikuti garis lurus informasi. Adapun para profesional kreatif sering melakukan cara kerja seperti ini.

Mereka membutuhkan banyak proyek, masukan, dan perspektif lain. Menumpuknya

tab

di

browser

hanyalah bagian kecil dari pikiran yang menolak untuk berpikir secara linear.

5. Dapat berkembang di tengah kekacauan

Menumpuk

tab

di

browser

terkadang menyembunyikan sebuah keterampilan, yakni mempertahankan banyak konteks mental secara bersamaan.

Jika biasanya orang butuh fokus pada satu hal dan membutuhkan batasan yang jelas, orang yang membuka banyak tab bisa menampung berbagai realitas dalam satu waktu.

Hal ini membuat seseorang bisa cepat beralih konteks, misalnya dari

spreadsheet

ke penulisan kreatif, lalu melakukan dokumentasi teknis tanpa kehilangan fokus. Kemampuan ini sering dikritik sebagai tidak efisien, tetapi sebenarnya merupakan kekuatan tersendiri.

Itu dia beberapa karakteristik orang yang suka membuka banyak

tab

di

browser

. Apakah kamu juga salah satu ‘tersangka’ penumpuk

tab

di

browser

?

(rti)

Baca lagi: Ricuh Demo di Pakistan Buntut Kematian Khamenei, 21 Orang Tewas

Baca lagi: Dede Indra Permana Desak Aparat Usut Kekerasan Seksual ABK di Toba

Baca lagi: Souza Singgung Peluang Juara Liga Jelang Persija vs Borneo FC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: