
Daftar Isi
Bahaya kondom palsu
Penyakit yang disebabkan oleh kondom cacat
1. HIV/AIDS
2. Klamidia
3. Trikomoniasis
4. Hepatitis B
Jakarta, Golden Samoyed Indonesia
—
Otoritas Anti-Fraud
Uni Eropa
menemukan peredaran
kondom
palsu. Peredaran ini dinilai membahayakan
kesehatan seksual
ribuan warga Eropa.
Mengutip
Euro News
, lebih dari 200 ribu kondom yang berasal dari China diduga masuk dengan klaim palsu, yakni sebagai mainan. Hal ini membuatnya lolos dari standar keamanan kesehatan Uni Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini dinilai membahayakan kesehatan seksual masyarakat. Pasalnya, kondom palsu tidak melalui pengujian kualitas yang diwajibkan untuk produk kesehatan di Eropa.
Di Eropa sendiri, kondom dikategorikan sebagai alat media dan harus memenuhi standar kesehatan yang ketat. Standar ini termasuk di antaranya pengendalian kontaminasi mikroba, biokompatibilitas, ketahanan terhadap kebocoran, masa simpan, dan stabilitas.
“Kondom palsu berbahaya. Kondom palsu tersebut belum diuji, tidak terkontrol, dan tidak aman,” ujar Kepala Otoritas Anti-Fraud Uni Eropa Petr Klement dalam sebuah siaran pers.
Kondom palsu senilai 200 ribu euro atau sekitar Rp4,1 miliar itu disita di Rumania, Serbia, dan Spanyol. Kondom itu dijual menggunakan nama dan logo merek terkenal. Namun, tak dijelaskan dengan pasti merek apa yang dimaksud.
Saat ini, Uni Eropa bekerja sama dengan pihak berwenang China untuk mengidentifikasi eksportir di balik peredaran tersebut.
Bahaya kondom palsu
Penting untuk diketahui, kondom palsu sendiri sebenarnya tidak secara langsung memicu bahaya kesehatan seksual. Infeksi menular seksual (IMS) disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit.
Namun, kondom palsu yang umumnya cacat produksi, mudah robek, bocor, atau tidak memenuhi standar mutu dapat gagal berfungsi sebagai penghalang. Akibatnya, risiko penularan IMS bisa meningkat saat hubungan seksual.
Hal yang sama juga berlaku pada kondom yang digunakan dengan cara yang salah atau sudah kedaluwarsa.
Center for Disease and Prevention Control (
CDC
) Amerika Serikat (AS) menyebut, kondom yang tidak memenuhi standar mutu dapat menimbulkan banyak masalah.
Misalnya saja, bahan yang terlalu tipis atau mudah robek, lubang mikro akibat cacat produksi, pelumas yang tidak memadai, dan tidak lolos uji mutu serta uji kebocoran.
Kondom yang digunakan secara benar bisa menjadi penghalang efektif terhadap patogen penyebab IMS. Jika kualitas kondom buruk, risiko penularan akan meningkat.
Penyakit yang disebabkan oleh kondom cacat
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal
The Lancet
menemukan, penggunaan kondom yang salah atau kondom yang tidak sesuai dengan standar kesehatan dapat meningkatkan risiko infeksi gonore pada pria.
“Saat orang yang mengidap IMS melaporkan bahwa mereka menggunakan kondom, kita juga perlu cari tahu apakah kondom memenuhi standar atau digunakan dengan cara yang benar,” ujar penulis utama studi Diane Grimley dari Alabama University, AS.
Gonore sendiri merupakan infeksi bakteri yang ditularkan melalui cairan tubuh saat terjadinya penetrasi.
Selain gonore, ada juga beberapa IMS lainnya yang risikonya bisa meningkat jika menggunakan kondom yang tak sesuai. Berikut di antaranya, mengutip laman Center for Disease and Prevention Control (CDC) AS.
1. HIV/AIDS
Penyakit ini ditularkan melalui cairan tubuh seperti air mani, cairan vagina, darah, dan cairan rektal. Jika kondom palsu atau rusak, perlindungan terhadap penyakit dapat berkurang secara signifikan.
2. Klamidia
Penyakit ini sering tidak menimbulkan gejala, tapi dapat menyebabkan komplikasi serius seperti radang panggul dan infertilitas. Penggunaan kondom efektif menurunkan risiko penularan.
3. Trikomoniasis
Disebabkan oleh parasit yang menyebar melalui hubungan seksual.
4. Hepatitis B
Virus penyebab hepatitis B dapat menular melalui darah dan cairan tubuh. Kondom yang sesuai standar membantu mengurangi risiko penularan.
Selain itu, ada juga sifilis dan herpes genital yang tidak disebabkan oleh hubungan seksual secara langsung. Sifilis menular melalui kontak dengan luka. Sementara herpes genital menyebar melalui kontak kulit ke kulit.
Kondom tidak sepenuhnya melindungi tubuh dari kedua penyakit di atas. Namun, kondom yang cacat akan membuat perlindungan semakin berkurang.
(asr)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Golden Samoyed]
Baca lagi: OJK Wanti-wanti PFII Tak Senggol Dana Nasabah Domestik
Baca lagi: Janice Tjen vs Kasatkina di Babak 2 Wimbledon 2026
Baca lagi: Daftar Mi Instan Terbaik di Dunia, Ada dari Indonesia di Posisi Atas




6 Responses
Penulis membuktikan bahwa tulisan yang berbasis riset ketat tetap mampu disajikan secara elegan, lugas, dan sangat mencerahkan https://crookedtimber.org/page/762/?p=iqtomlpzkysojjo
Artikel ini sangat membantu saya melihat sisi lain yang selama ini terabaikan.https://thedefiant.io/newsletter/archive/-russias-invasion-triggers-6-premium-on-btc-ukrainian-hryvnia-trade
Artikel ini memiliki karakteristik sebagai dokumen literasi mendalam yang mampu menantang dogmatisme berpikir konvensional. https://ethanzuckerman.com/2004/08/12/sudan-and-the-second-superpower/
Tulisan ini meninggalkan impresi intelektual yang kuat, menstimulasi nalar pembaca untuk menginisiasi riset-riset turunan. https://crookedtimber.org/page/761/?ref=ARKADASBUL.NET
Awalnya hanya iseng membuka artikel ini, ternyata banyak informasi yang bisa dipelajari. Setelah selesai, saya juga mampir ke [https://www.bloggang.com/mainblog.php?id=keeratima](https://www.bloggang.com/mainblog.php?id=keeratima).
Saya baru menyadari bahwa topik ini ternyata sangat menarik. Selain artikel ini, saya juga melihat [https://about.me/agarioskins01](https://about.me/agarioskins01).